Langsung ke konten utama

Unggulan

Bitcoin Ada Juga ATM-nya

Sudah terbit di: https://steemit.com/bitcoin/@lerengbukit/bitcoin-ada-juga-atm-nya

Kita sudah begitu akrab mengoperasikan ATM (Automatic Teller Machine). Nah, ada juga mesin ATM Bitcoin. Menariknya, fungsinya melebihi fungsI ATM yang sudah kita kenal Selain dapat digunakan untuk mengirimkan Bitcoin, dapat juga digunakan sebagai media untuk membelinya ataupun menjualnya. Pada layar, tertera nilai kurs jual dan beli cryptocurrency ciptaan Satoshi Nakamoto ini. Selalu terkoneksi dengan internet juga sehingga selalu online.

Mesin yang ukurannya lebih kecil ini memang menjadikan pengguna Bitcoin lebih praktis untuk melakukan ketiga hal tersebut. Namun, di balik kemudahan dan kepraktisannya, dikenakan biaya charge yang cukup tinggi. Di Indonesia, dilansir dari situs finansialku.com, ATM ini hanya ada di dua kota. Yaitu, di Jakarta dan di Bali. Mesin ATM Bitcoin dibuat oleh General Bytes, perusahaan asal Ceko.


Gambar 1. ATM Bitcoin

ATM Bitcoin terbanyak ada di Amerika Serikat. Dilansir dar…

Kejahatan Pencurian Bitcoin dapat Dilacak

Sudah terbit di: https://steemit.com/bitcoin/@lerengbukit/kejahatan-pencurian-bitcoin-dapat-dilacak

Mata uang digital cryptocurrency, termasuk Bitcoin, memang rentan dicuri hacker. Inilah salah satu kelemahan cryptocurrency yang mesti diperhatikan. Sebagai pemilik cryptocurrency, mesti waspada untuk menghindari hal tersebut. NahNah, meskipun Bitcoin rentan dicuri, kasus pencurian Bitcoin oleh hacker sebenarnya dapat dilacak. Pada 20 Agustus 2018, kepolisian China berhasil membongkar kasus pencurian Bitcoin senilai 87 juta dollar. Kepolisian setempat berhasil menangkap komplotan hacker.


Gambar 1. Cyber crime

China termasuk negara yang antusias menggunakan Bitcoin. 50 hingga 70 persen volume perdagangan Bitcoin dan proses mining (penambangan Bitcoin) berlangsung di negara ini. Nah, seiring dengan semakin populernya Bitcoin, menciptakan celah dan peluang bagi para hacker untuk berbuat kejahatan mencuri Bitcoin. China pun bersama Amerika Serikat dan Russia, menurut penelitian ahli keamanan siber Rusia, dilansir dari situs Bitcoin.com, termasuk negara yang sangat rentan diserang hacker untuk mencuri cryptocurrency termasuk Bitcoin.

Proses penyelidikan dimulai pada bulan Maret 2018 setelah menerima laporan seorang warga penduduk provinsi Xi’an yang kehilangan aset digitalnya. Ia melaporkan bahwa aset digitalnya, yaitu Bitcoin dan Ethereum senilai 15 juta dollar menghilang. Ethereum yaitu sejenis aset digital. Kepolisian dibantu pakar IT mencari dan mengumpulkan data-data penting untuk menemukan dan mencari pencuri BItcoin.

Setelah melakukan penyelidikan, pada Juli 2018, kepolisian menemukan tersangka pertama yaitu Zhou yang merupakan seorang warga provinsi Hunan. Penangkapan ini membantu kepolisian menangkap dua tersangka lainnya. Yaitu Cui dan Zhang. Cui adalah warga Beijing, Sedangkan Zhang adalah warga provinsi Jilin. Ketiga orang ini yang memiliki latar belakang teknik internet ini bekerja pada perusahaan internet. Perusahaan internet yang menjadi tempat ketiga orang tersebut bekerja masih dirahasiakan.

Total aset hasil rampokan komplotan tersebut melalui hacking mencapai 87 juta dollar. Sejauh ini, kasus tersebut menjadi kasus pencurian aset digital terbesar yang pernah ditangani. Kasus ini pun belum pernah ditangani kepolisian setempat sebelumnya. South China Morning Post, media berita setempat, menuturkan “Institusi kami belum pernah menangani kasus ini sebelumnya, ini adalah kejahatan pertama mata uang virtual pertama di Shanxii”. Shanxii yaitu ibukota provinsi XIan. Untuk menghilangkan jejak, komplotan ini menjual Bitcoin dan Ethereum dalam jumlah kecil Nah, point pentingnya, bila kepolisian China berhasil mengungkap kasus pencurian BItcoin, kepolisian negara lain pun dengan bantuan para pakar IT profesional sebenarnya dapat mengungkap kasus yang sama. Kerjasama kepolisian antar berbagai negara tentunya dibutuhkan juga, untuk membongkar kejahatan pencurian Bitcoin.

Kesimpulannya, dengan penyelidikan secara lebih mendalam dan dengan metoda yang tepat, kasus pencurian cryptocurrency termasuk Bitcoin oleh hacker sebenarnya dapat terungkap. Tak ada kejahatan yang sempurna, kejahatan sehebat dan secanggih apapun akan meninggalkan jejak. Termasuk juga kejahatan pencurian Bitcoin yang dilakukan oleh hacker.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  1. https://news.bitcoin.com/three-hackers-held-in-china-over-87-million-crypto-theft/
  2. https://www.google.co.id/amp/s/cointelegraph.com/news/china-as-a-prime-example-of-blockchain-before-bitcoin-policy/amp
  3. https://news.bitcoin.com/the-daily-hackers-in-high-demand-china-hires-cryptographer/
Gambar:
https://cdn.pixabay.com/photo/2017/01/04/13/48/hacker-1952027_1280.jpg

Komentar

Postingan Populer