Langsung ke konten utama

Unggulan

Bagaimana Masa Depan Bitcoin?

Sudah terbit di: https://steemit.com/bitcoin/@lerengbukit/bagaimana-masa-depan-bitcoin

Kehadiran Bitcoin ditanggapi beragam oleh berbagai kalangan. Ada yang menerima dan ada juga yang menolak cryptocurrency tersebut. Bill Harris, mantan CEO PayPal, turut berkomentar terkait cryptocurrency yang disebut-sebut diciptakan oleh sosok misterius Satoshi Nakamoto. PayPal yaitu perusahaan yang menyediakan jasa transfer dana berbasis internet yang dapat dilakukan secara internasional atau antar negara. Nah, bagaimana tanggapan dan pandangannya terkait Bitcoin?

Menurut Bill Harris, Bitcoin akan punah. Sebabnya, cryptocurrency ini akan menjadi aset yang tak bernilai. “Bitcoin akan gagal, tak nilainya disana”, tuturnya, dilansir dari situs cnbc.com. Harris pun mengutarakan bahwa BItcoin yang dikenal sangat mudah, fleksibel, dan cepat digunakan hanyalah kultus belaka. “Bitcoin dikultuskan cepat, gratis, dapat digunakan secara luas, efisien, diterima secara global, dan bermanfaat”, tuturnya. “Hal-ha…

Andariel, Kelompok Hacker Pencuri BItcoin yang Diduga Bermarkas di Korea Utara

Sudah terbit di: https://steemit.com/bitcoin/@lerengbukit/andariel-kelompok-hacker-pencuri-bitcoin-yang-diduga-bermarkas-di-korea-utara

Pelaku kejahatan tak hanya ada di dalam dunia nyata. Tetapi juga, pelaku kejahatan ada juga di dalam dunia cyber. Pelaku kejahatan cyber tentunya sangat canggih dalam beraksi. Mereka tentunya tak perlu menggunakan kekerasan untuk melakukan tindak kejahatan Salah satu kelompok penjahat cyber yaitu Andariel. Kelompok hacker yang disebut-sebut dan diduga kuat berasal dan bermarkas di Korea Utara ini disebut-sebut sangat canggih dan piawai merampok berbagai cryptocurrency termasuk Bitcoin. Kelompok ini disebut-sebut mampu memantau komputer para mining (penambang Bitcon) di berbagai penjuru dunia untuk merampok cryptocurrency. Bahkan, mampu menyusup ke dalam pusat jaringan komputer tanpa terdeteksi sedikit pun.


Gambar 1. Cyber Crime

Korea Selatan menjadi target utama kelompok ini. Pada tahun 2017, salah satu tempat jual-beli cryptocurrency yang berada di Korea Selatan menjadi korban kelompok tersebut. Andariel mengambil alih pusat jaringan komputer tempat tersebut tanpa mampu dideteksi. Lalu, berhasil merampok 70 koin Monero yang merupakan sejenis cryptocurrency. 70 koin Monero setara dengan 25 ribu USD. Korea Utara yang terkena sanksi ekonomi diduga menjadi latar belakang kelompok ini meng-hack pusat jaringan komputer tempat jual-beli cryptocurrency yang berada di negara tetangganya tersebut. Cryptocurrency hasil rampokannya tersebut tentunya akan masuk ke dalam kas negara.

Pada Mei 2018, Andariel dikabarkan merencanakan untuk merampok cryptocurrency dari tiga tempat jual-beli cryptocurrency yang berada di Korea Selatan. Namun, seiring dengan semangat reunifikasi Korut dengan Korsel yang ditandai oleh pertemuan petinggi Korsel dengan petinggi Korut pada awal April 2018, Andariel mungkin saja akan membatalkan rencana tersebut.

Kemampuan Andariel dalam meng-hacking memang sangat kuat dan tak main-main.Menurut laporan Kaspersky Lab, perusahaan keamanan cyber asal Russia, Korea Utara pun diduga mempekerjakan 1700 hacker yang tersebar di berbagai negara. Disebutkan juga bahwa negara yang terisolasi ini mulai mengembangkan teknologi hacking untuk melakukan pencurian digital sejak tahun 1990. Karenanya, saat ini, kemampuan kelompok ini dalam meng-hacking sangat memang ditakuti.

Beberapa pakar hacking pun menduga bahwa Andariel berada di balik serangan global virus Ransomware Wannacry beberapa waktu lalu. Virus ini mengunci file-file penting pada komputer yang terinfeksi virus ini. Agar dapat kembali membuka file yang telah terkunci virus ini, virus ini meminta tebusan berupa Bitcoin dalam jumlah yang banyak. Andariel pun, selain mampu mencuri BItcoin, mampu juga mencuri data-data penting yang tersimpan di bank. Misalnya, data-data nasabah ataupun nomor kartu kredit.

Kesimpulannya, sekaligus point penting, bila kita memiliki cryptocurrency termasuk Bitcoin, tentunya mesti cermat dan waspada agar tidak menjadi target ataupun korban kejahatan kelompok kejahatan cyber tersebut. Tak ada salahnya, sebagai pemilik cryptocurrency, rajin mengikuti berbagai tips dan trik terkait keamanan cryptocurrency termasuk Bitcoin untuk lebih mengamankan cryptocurrency yang tersimpan dalam wallet kita.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  1. https://www.google.co.id/amp/s/www.independent.co.uk/life-style/gadgets-and-tech/news/north-korea-bitcoin-cryptocurrency-hacking-computers-stealing-digital-currencies-a8137796.html%3famp
  2. https://www.google.co.id/amp/s/www.cnet.com/google-amp/news/north-korean-hackers-breaching-servers-to-steal-cryptocurrencies/
  3. https://www.google.co.id/amp/s/www.nytimes.com/2017/07/27/world/asia/north-korea-hacking-cybersecurity.amp.html
Gambar:
  1. https://pixabay.com/en/ransomware-cyber-crime-malware-2321110/

Postingan Populer