Langsung ke konten utama

Unggulan

Mengamati Perkembangan Bitcoin di Indonesia

Sudah terbit di: https://steemit.com/bitcoin/@puncakbukit/mengamati-perkembangan-bitcoin-di-indonesia

Setelah kemunculan Bitcoin, beberapa negara secara resmi melarang penggunaannya. Ada juga beberapa negara yang mengakuinya. Nah, salah satu negara yang melarang penggunaan Bitcoin yaitu Indonesia. Nah, meskipun Bitcoin dilarang digunakan di Indonesia dan juga Bitcoin belum begitu populer di Indonesia, terdapat fakta-fakta yang menunjukkan perkembangan penggunaan Bitcoin di Indonesia. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin secara lambat laun sebenarnya mulai diterima oleh masyarakat Indonesia. Nah, apa saja fakta-fakta tersebut? Berikut fakta-fakta tersebut, dilansir beberapa sumber. Selamat menyimak…


Gambar 1. Bagaimana Perkembangan Bitcoin di Indonesia?

Pada bulan November 2017, jumlah pengguna Bitcoin di Indonesia mencapai 229.500 orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah pada setiap bulan.. Sebabnya, rata-rata pertambahan pengguna yaitu 100 hingga 150 orang per hari. Sedan…

Cara-Cara Penjahat Cyber Merampok Bitcoin

Sudah terbit di: https://steemit.com/bitcoin/@puncakbukit/cara-cara-penjahat-cyber-merampok-bitcoin

Selain perampok bank, saat ini sesungguhnya ada juga perampok Bitcoin. Perbedaannya, perampok bank langsung merampok uang dari bank. Terkadang, dengan menggunakan kekerasan. Sedangkan perampok Bitcoin berada di hadapan komputer. Lalu, cara apa saja yang biasanya dilakukan para perampok Bitcoin untuk merampok Bitcoin? Berikut trik dan cara yang umum penjahat cyber lakukan untuk merampok Bitcoin. Bagi pengguna Bitcoin pemula, sangat penting menyimaknya.


Gambar 1. Seiring Mulai Mendunianya Bitcoin, Diikuti Bermunculannya Perampok Bitcoin

Trik pertama untuk merampok Bitcoin yaitu menggunakan virus Ransomware. Beberapa bulan lalu, dunia dikejutkan oleh virus Ransomware Wannacry. Virus ini mengunci file-file tertentu sehingga tak dapat dibuka. Nah, mengirimkan virus Ransomware menjadi salah satu cara ampuh yang umumnya digunakan penjahat cyber untuk merampok Bitcoin. Para penjahat cyber meminta tebusan berupa Bitcoin agar file-file yang terkunci dapat dibuka kembali. Biasanya, virus ini dikirimkan ke lembaga ataupun organisasi tertentu. Dengan demikian, bila kita memiliki Bitcoin, rutin meng-update file-file penting menjadi hal penting. Tak tertutup kemungkinan, virus ini akan kembali muncul.

Trik kedua penjahat cyber merampok Bitcoin yaitu membuat software wallet palsu. Menggunakan software wallet menjadi salah satu cara pengguna Bitcoin untuk bertransaksi Bitcoin. Software wallet tersebut seolah-olah seperti software wallet sesungguhnya. Padahal, dalam software tersebut, ditanamkan program khusus untuk mencuri private keys. Private keys ibarat kode ATM bagi pemilik Bitcoin. Nah, untuk menghindari mendownload software wallet palsu, download software dari situs yang terpercaya dan kredibel.

Penjahat cyber pun dapat juga menggunakan teknik phising. Secara mendasar, phising yaitu teknik mencuri data-data penting korban. Nah, salah satu trik phising untuk merampok Bitcoin yaitu mengirimkan e-mail terkait Bitcoin kepada korban. Misalnya, penawaran diskon produk yang dapat dibayarkan via Bitcoin. Nah, pada e-mail tersebut, penjahat cyber berupa agar pemilik Bitcoin memberikan private keys. Misalnya, memberikan diskon sebesar-besarnya, bila bersedia memberikan private keys. Selain e-mail, teknik phising lainnya yaitu membuat situs website Bitcoin palsu. Pada web ini, sang penjahat cyber berapa agar pemilik Bitcoin bersedia memberikan private keys untuk hal-hal tertentu. Misalnya, untuk penambahan fitur tertentu ataupun yang sebagainya.

Ada juga yang berkedok investasi berlimpah. Penipuan bermotif investasi menjadi kasus kejahatan yang cukup sering terjadi. Dalam dunia Bitcoin, ada juga penjahat cyber yang menggunakan motif tersebut untuk merampok Bitcoin. Sang penjahat menjanjikan keuntungan yang sangat besar, bila korban memberikan Bitcoin dalam jumlah tertentu. Untuk meyakinkan korban, sang penjahat biasanya berdalih memiliki trik khusus dalam ber-trading Bitcoin. Sesungguhnya, tidaklah demikian. Investasi Bitcoin menjadi salah satu cara penjahat cyber untuk merampok Bitcoin.

Selain trik-trik yang sudah dijelaskan, ada juga yang mengatasnamakan lembaga ataupun perusahaan tertentu yang berbasis crowdfunding. Crowdfunding yaitu mengumpulkan dana dari masyarakat untuk membiayai suatu proyek. Lembaga ini meminta beberapa Bitcoin untuk mengerjakan proyek tertentu. Padahal, kenyataannya proyek yang dikerjakan hanyalah fiktif atau tak ada sama sekali.

Demikian, cara-cara penjahat cyber merampok Bitcoin. Sebagai hal penting yang mesti kita garis bawahi yaitu seiring munculnya Bitcoin, diikuti juga bermunculannya para perampok Bitcoin. Selain trik-trik tersebut, tentunya masih banyak trik lainnya penjahat cyber untuk merampok Bitcoin.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
http://bitcoinist.com/7-ways-criminals-steal-your-bitcoins/

Sumber Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2017/05/15/10/59/internet-2314523_960_720.jpg

Postingan Populer